News

HUT Bangli ke-818, Drama Gong Legendaris Dihidupkan Lagi

 Sabtu, 14 Mei 2022

beritabangli.com

DOWNLOAD APP BERITABALI.COM   

Beritabangli.com, Bangli.

Drama gong adalah salah satu seni drama tari yang paling diminati oleh masyarakat Bali pada era tahun 1980 hingga tahun 2000an.

Pada masa itu banyak bermunculan seniman drama gong di Bali khususnya di Kabupaten Bangli seperti almarhum Dolar, Petruk, Perak, Sang Ayu Ganti, Nengah Dwi Madya Yani dan kawan-kawan.

Namun sesuai perkembangan jaman dan tekhnologi peminat drama gong mulai berkurang bahkan pertunjukan drama gong nyaris tidak pernah dipentaskan.

Dalam rangka membangkitkan kembali seni drama gong di Bali khususnya di Kabupaten Bangli, Pemerintah Kabupaten Bangli dalam kepemimpinan Bupati Sang Nyoman Sedana Arta dan Wakil Bupati Bangli Wayan Diar kembali membangkitkan seni drama gong yang sempat meredup eksistensinya.

Drama gong Bangli kembali dirangkul dan diberi nama "Sekaha Gong Sancaya Bangli Era Baru" oleh Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta serta

dalam rangka memperingati Hut Bangli yang ke-818  drama gong kembali dipentaskan di panggung utama alun alun Kabupaten Bangli  pada Jumat (13/5/22) malam.

Pementasan drama gong yang diperankan oleh penari penari drama gong legendaris diantaranya Nyoman Subrata (Petruk), Sang Ketut Arka (Perak), Ni Ketut Yudani (Perami), Wayan Kajeng (Bhagawan), Sang Ayu Tirta (Putri), Nengah Dwi Madya Yani (Putri) dan Sang Ayu Ganti (Liku) dan dibantu oleh penari pendukung lainnya tersebut mengundang animo semangat masyarakat Bangli untuk menonton. 

Ribuan penonton dari kalangan anak-anak hingga lansia padati alun-alun Kabupaten Bangli dan tak kalah juga pada kesempatan tersebut hadir Gubernur Bali Wayan Koster di dampingi Ny.Putri Koster, Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta didampingi Ny. Sariasih Sedana Arta, Wakil Bupati Bangli Wayan Diar di dampingi Ny. Suciati Diar.  


Halaman :